
Samarinda, 10 Desember 2025 — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang terus mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berinteraksi, SMK Medika Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang unggul. Bertempat di Kampus Vorvo, Jl. Lai No. 4, Gunung Kelua, sekolah ini menyelenggarakan kegiatan Penguatan Karakter bagi seluruh siswa pada Rabu pagi (10/12), mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WITA.
Kegiatan mengusung tema “Kenapa Melek Teknologi Bukan Lagi Pilihan, Tapi Kewajiban”, sebuah topik yang sangat relevan dengan tantangan dunia digital masa kini. Acara ini diselenggarakan dengan tujuan membekali para siswa pemahaman mendalam tentang pentingnya literasi digital, etika bersosialisasi di dunia maya, hingga kemampuan memanfaatkan teknologi sebagai alat pengembangan diri.
Sebagai narasumber utama, hadir Dedi Priansyah, M.Kom, profesional dari PT Borneo Mediatama Digital, yang dikenal aktif dalam edukasi teknologi dan transformasi digital. Dalam penyampaiannya, Dedi menekankan bahwa siswa tidak lagi bisa menempatkan teknologi sebagai sekadar pelengkap aktivitas belajar.
“Generasi hari ini hidup di era yang sepenuhnya terkoneksi. Jika tidak mampu menguasai teknologi, maka akan tertinggal beberapa langkah dari tuntutan dunia kerja dan industri. Melek teknologi bukan hanya kemampuan menggunakan perangkat, tetapi memahami cara berpikir digital,” ujarnya dalam sesi pemaparan yang disambut antusias para peserta.
Pak Dedi Priansyah, M.Kom juga mengajak siswa untuk mengembangkan kemampuan kritis dan kreatif dalam menghadapi arus informasi yang begitu cepat. Ia menekankan pentingnya memilah informasi, menjaga etika digital, serta memanfaatkan teknologi untuk inovasi dan produktivitas, bukan hanya hiburan.
Pihak sekolah melalui kegiatan ini berharap dapat menanamkan karakter adaptif dan visioner pada diri siswa. Wakil pihak penyelenggara menyampaikan bahwa SMK Medika Samarinda ingin menyiapkan generasi yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia nyata yang semakin digital.
“Penguatan karakter bukan hanya tentang sikap dan moral, tetapi juga kemampuan memahami perubahan zaman. Teknologi adalah bagian dari kehidupan, sehingga siswa harus siap mengikutinya,” ujar perwakilan sekolah dalam sambutannya.
Acara berlangsung dalam suasana interaktif. Para siswa aktif bertanya dan berdiskusi, mulai dari peluang karier di dunia digital hingga tantangan keamanan data dan etika berinternet. Suasana dinamis ini menunjukkan besarnya minat siswa terhadap dunia teknologi.
Di akhir kegiatan, pihak sekolah menyampaikan bahwa program serupa akan terus digelar untuk mendukung kompetensi digital siswa. Melihat antusiasme peserta, SMK Medika Samarinda optimis bahwa generasi muda yang mereka bina mampu menjadi pelopor perubahan positif dan siap menghadapi dunia yang semakin terhubung.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMK Medika Samarinda menegaskan langkah nyata mereka dalam membangun pondasi karakter dan kompetensi digital bagi para siswanya — sebuah bekal penting untuk menghadapi masa depan yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi.
