
Samarinda, 20 Desember 2025 — Upaya memperkuat ketahanan mental dan pemahaman orang tua dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Membangun Mental Orang Tua untuk Anak Berkebutuhan Khusus” yang digelar pada Sabtu (20/12). Kegiatan ini berlangsung di Gedung KPKNL, Jalan Ir. Juanda, Samarinda, mulai pukul 09.00 hingga 15.30 WITA.
Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dan bertujuan memberikan dukungan psikologis, pengetahuan, serta pemahaman yang komprehensif terkait peran orang tua dalam proses tumbuh kembang anak. Dalam pendampingan anak berkebutuhan khusus, kesiapan mental orang tua menjadi faktor penting yang berpengaruh terhadap perkembangan emosional dan fisik anak.
Fokus pada Penguatan Mental dan Pendampingan Anak
Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya membangun sikap positif, kesabaran, serta ketahanan emosional dalam menghadapi berbagai tantangan pengasuhan. Orang tua juga diberikan pemahaman bahwa dukungan keluarga memiliki peran besar dalam membantu anak berkebutuhan khusus mencapai potensi terbaiknya.
Materi disampaikan secara edukatif dan komunikatif, sehingga mudah dipahami dan relevan dengan kondisi yang dihadapi para peserta sehari-hari.
Hadirkan Narasumber Profesional
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya. Ridha Wahyuni, M.Psi, seorang konselor sekaligus akademisi psikologi, menyampaikan materi terkait penguatan mental orang tua, penerimaan diri, serta strategi mengelola emosi dalam proses pendampingan anak berkebutuhan khusus.
Sementara itu, Ftr. Riski Excavani Amalia, fisioterapis, membahas pentingnya peran orang tua dalam mendukung terapi fisik anak. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara tenaga profesional dan keluarga sangat dibutuhkan agar proses terapi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan di lingkungan rumah.
Diskusi Interaktif dan Berbagi Pengalaman
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias berbagi pengalaman, tantangan, serta harapan mereka dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus. Diskusi ini menjadi ruang saling menguatkan antar orang tua sekaligus memperluas wawasan tentang pendekatan pengasuhan yang tepat.

Peserta Berbagi Pengalaman Pendampingan Anak
Dalam sesi diskusi, para peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif menceritakan pengalaman pribadi mereka dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus. Beberapa orang tua mengungkapkan tantangan emosional yang dihadapi, mulai dari proses penerimaan kondisi anak, tekanan lingkungan sosial, hingga upaya menjaga konsistensi dalam terapi dan pendidikan anak di rumah.
Cerita-cerita tersebut disampaikan secara terbuka dan penuh empati, menciptakan suasana saling mendukung antar peserta. Melalui berbagi pengalaman, para orang tua merasa tidak sendiri dan mendapatkan penguatan mental dari sesama peserta serta arahan dari narasumber. Diskusi ini sekaligus menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya peran orang tua yang sabar, tangguh, dan penuh kasih dalam mendampingi tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus.

Harapan Terbentuknya Orang Tua yang Lebih Tangguh
Melalui seminar ini, diharapkan para orang tua memiliki kesiapan mental yang lebih kuat, pengetahuan yang memadai, serta semangat untuk terus mendampingi anak dengan penuh kasih dan kesabaran. Kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi sekaligus dukungan sosial bagi keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus.
Seminar “Membangun Mental Orang Tua untuk Anak Berkebutuhan Khusus” menjadi langkah positif dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan suportif bagi tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus di Kota Samarinda.

