Guru di Sanga-Sanga Antusias Ikuti Pelatihan “Pembelajaran Koding & Kecerdasan Artifisial (AI)” Bersama LPD Yayasan Pinbuk Indonesia

education sosial Tech

Sanga-Sanga, 11 September 2025 — Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru di bidang teknologi digital, Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Yayasan Pinbuk Indonesia menyelenggarakan kegiatan “Pembelajaran Koding & Kecerdasan Artifisial (AI)” selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 September 2025. Kegiatan ini berlangsung di SDN 009 Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, setiap hari pukul 08.00 hingga 15.00 WITA.

Pelatihan ini diikuti oleh guru-guru dari berbagai sekolah dasar di wilayah Sanga-Sanga yang dengan antusias mengikuti setiap sesi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LPD Yayasan Pinbuk Indonesia untuk mendorong guru agar lebih siap menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21, yang menuntut penguasaan teknologi serta kemampuan berpikir logis, kreatif, dan inovatif.


Mengenal Dunia Koding dan Kecerdasan Buatan

Dalam pelatihan ini, para peserta mendapatkan pengantar mengenai dasar-dasar koding (pemrograman komputer), seperti konsep algoritma, logika berpikir sistematis, serta latihan membuat program sederhana. Materi disajikan secara ringan dan menyenangkan menggunakan berbagai platform pembelajaran visual seperti Scratch dan Blockly, agar mudah dipahami bahkan oleh guru yang belum memiliki latar belakang teknologi.

Selain itu, peserta juga diajak mengenal konsep Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan penerapannya di dunia pendidikan. Melalui sesi ini, guru memahami bagaimana AI dapat membantu proses pembelajaran, misalnya melalui sistem pembelajaran adaptif, asisten belajar digital, dan analisis perilaku belajar siswa.

Dengan pemahaman ini, diharapkan guru dapat mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran di kelas, menjadikannya lebih menarik, efisien, dan sesuai dengan karakter generasi digital saat ini.


Belajar Melalui Praktik Langsung

Pelatihan ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga berorientasi pada praktik langsung. Para guru diberikan kesempatan untuk membuat proyek sederhana, seperti mendesain animasi interaktif, permainan edukatif, atau simulasi pembelajaran berbasis logika koding.
Kegiatan ini membuat suasana pelatihan menjadi lebih hidup, di mana peserta saling berdiskusi dan mencoba berbagai ide kreatif.

Pendekatan praktik ini terbukti efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri para guru dalam menggunakan teknologi digital. Banyak peserta yang mengungkapkan rasa bangga karena berhasil membuat program sederhana yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.

“Awalnya saya kira koding itu sulit dan hanya untuk anak IT. Tapi setelah dijelaskan dengan cara sederhana dan dipraktikkan langsung, ternyata sangat menarik dan bisa diterapkan untuk mengajar anak-anak,” ungkap salah satu guru peserta dengan penuh semangat.


Dukungan dan Komitmen Penyelenggara

Perwakilan dari LPD Yayasan Pinbuk Indonesia dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat kapasitas guru di bidang transformasi digital pendidikan.


Menurutnya, guru merupakan ujung tombak dalam penerapan teknologi di sekolah, dan pembekalan semacam ini menjadi langkah penting untuk menyiapkan mereka agar mampu mengajarkan konsep berpikir komputasional sejak dini.

“Guru tidak hanya harus memahami teknologi, tetapi juga harus mampu mengajarkannya dengan cara yang sederhana dan menarik. Koding bukan hanya tentang komputer, tetapi tentang cara berpikir logis, sistematis, dan kreatif,” ujar perwakilan LPD tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa kecerdasan artifisial akan menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia pendidikan di masa depan. Karena itu, guru perlu memiliki pengetahuan dasar agar tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi.


Antusiasme Guru Menjadi Energi Positif

Selama tiga hari kegiatan, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Banyak guru yang aktif bertanya, mencoba, dan berdiskusi dengan pemateri. Beberapa bahkan menyampaikan ide-ide bagaimana mengadaptasi materi koding ke dalam pembelajaran sehari-hari, seperti membuat permainan edukatif sederhana untuk siswa sekolah dasar.

Pelatihan ini tidak hanya memperkenalkan teknologi, tetapi juga mendorong kolaborasi dan semangat inovasi di kalangan guru. Dengan suasana yang penuh semangat dan keakraban, kegiatan berlangsung lancar hingga akhir, ditutup dengan sesi refleksi dan pembagian sertifikat kepada seluruh peserta.


Menyiapkan Guru Menuju Pendidikan Masa Depan

Kegiatan Pembelajaran Koding & Kecerdasan Artifisial (AI) ini diharapkan menjadi awal bagi para guru untuk terus mengembangkan diri di bidang teknologi. Dengan pemahaman dasar yang mereka peroleh, guru dapat berperan sebagai agen perubahan dalam menciptakan pembelajaran yang lebih modern, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.

Melalui pelatihan ini, LPD Yayasan Pinbuk Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan era digital.

Langkah sederhana di SDN 009 Sanga-Sanga ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengadakan kegiatan serupa, sehingga semakin banyak guru yang siap mendidik generasi yang melek teknologi, kreatif, dan inovatif.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *