
Pemprov Kaltim Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Penyandang Disabilitas di Samarinda
SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Prov. Kaltim kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan politik yang inklusif bagi seluruh warga. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Penyandang Disabilitas yang berlangsung pada Kamis, 20 November 2025, di Ruang Bina Bangsa, Kantor Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Timur, Jl. Jenderal Sudirman No. 1, Kota Samarinda. Acara dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai dan menghadirkan peserta dari berbagai kalangan penyandang disabilitas di Kota Samarinda.
Mendorong Pemahaman Politik yang Setara
Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan Kesbangpol Kaltim dalam rangka peningkatan pemahaman politik bagi masyarakat. Fokus utama kegiatan adalah memberikan ruang edukasi politik yang aksesibel bagi penyandang disabilitas, agar mereka dapat memahami hak-hak politik, mekanisme proses demokrasi, serta peran strategis mereka dalam pembangunan daerah.
Melalui kegiatan ini, pemerintah hadir untuk memastikan bahwa kelompok disabilitas tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat aktif dalam proses politik—mulai dari tahap sosialisasi, partisipasi dalam pemilu, hingga penyampaikan aspirasi di ruang publik.
Materi Edukasi Politik yang Inklusif
Para peserta menerima sejumlah materi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik penyandang disabilitas. Penyampaian dilakukan menggunakan metode yang lebih komunikatif dan ramah, untuk memastikan setiap peserta dapat memahami informasi dengan baik. Beberapa materi yang diberikan di antaranya:
-
Pemahaman dasar tentang sistem politik di Indonesia
-
Hak dan kewajiban politik penyandang disabilitas
-
Aksesibilitas dalam penyelenggaraan Pemilu
-
Peran aktif masyarakat disabilitas dalam proses demokrasi
-
Upaya pemerintah dalam mewujudkan pemilu yang inklusif dan tanpa diskriminasi
Selain sesi pemaparan, peserta juga diberikan ruang untuk berdiskusi langsung dengan narasumber terkait berbagai kendala yang sering dialami penyandang disabilitas dalam mengakses informasi dan fasilitas politik. Interaksi ini menjadi penting untuk merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan.
Komitmen Pemerintah terhadap Inklusi Politik
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan bahwa inklusi politik merupakan bagian dari agenda prioritas daerah. Kesetaraan dalam akses politik dinilai penting untuk mendukung tercapainya demokrasi yang lebih kuat, transparan, dan berkeadilan.
Badan Kesbangpol Kaltim menekankan bahwa pihaknya akan terus memperluas jangkauan sosialisasi, tidak hanya bagi penyandang disabilitas, tetapi juga kelompok masyarakat lainnya yang membutuhkan penguatan literasi politik. Pemerintah berharap, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, penyandang disabilitas dapat semakin percaya diri dalam menyalurkan hak pilihnya serta aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan politik dan pembangunan daerah.
Harapan dan Dampak Kegiatan
Kegiatan sosialisasi pendidikan politik ini diharapkan mampu membuka wawasan peserta mengenai pentingnya memahami proses politik sejak dini. Dengan pengetahuan yang cukup, penyandang disabilitas diharapkan dapat lebih mandiri dalam mengakses informasi, lebih berani menyampaikan aspirasi, serta semakin aktif mengawal jalannya demokrasi di Kalimantan Timur.
Acara ditutup dengan pesan dari penyelenggara untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan memastikan bahwa tidak ada satu pun kelompok masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan politik.
