
SAMARINDA – Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda sukses menggelar acara “Pembukaan Sharia Economic Festival 2026 dan Kuliah Umum” pada hari Jumat (30/10/2026). Bertempat di Auditorium 22 Dzulhijjah UINSI Samarinda, rangkaian kegiatan akademik ini berlangsung tertib dan antusias sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WITA.
Acara ini diselenggarakan sebagai wadah untuk meningkatkan literasi, wawasan, serta inovasi di bidang ekonomi Islam bagi civitas akademika dan mahasiswa. Rangkaian kegiatan dimulai dengan prosesi pembukaan yang diisi dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UINSI, Dr. H. Mahrus, S.Ag., M.HI. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya festival ini sebagai momentum penguatan pemahaman ekonomi syariah di era modern.
Setelah itu, Rektor UINSI Samarinda, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., turut memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Beliau memberikan apresiasi penuh atas terselenggaranya kolaborasi akademik ini dan berharap kegiatan ini mampu melahirkan pemikiran-pemikiran baru yang aplikatif di tengah masyarakat.
Memasuki agenda utama, sesi Kuliah Umum berlangsung interaktif dengan menghadirkan tiga narasumber ahli yang menggabungkan perspektif akademis dan praktisi industri. Pemateri pertama, Dr. Sirajul Arifin, S.Ag., S.S., M.E.I., selaku Dekan FEBI UIN Sunan Ampel Surabaya, memaparkan materi strategis terkait pengembangan ekonomi syariah. Kemudian, Wakil Rektor 3 UIN Ponorogo, Prof. Dr. Miftahul Huda, M.Ag., turut memberikan pandangan komprehensif mengenai dinamika dan tantangan hukum ekonomi Islam saat ini.
Untuk melengkapi wawasan dari sisi praktisi, kuliah umum ini juga menghadirkan Didik Haryoko, S.T. dari PT Pegadaian. Kehadiran perwakilan Pegadaian ini memberikan gambaran langsung kepada peserta mengenai implementasi produk keuangan syariah dan peran lembaga keuangan dalam memajukan perekonomian umat.
Selama empat jam pelaksanaannya, acara berjalan lancar dan diwarnai dengan antusiasme peserta yang menyimak pemaparan dari para pakar. Sharia Economic Festival 2026 ini diharapkan menjadi langkah konkrit dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya paham teori, tetapi juga siap mengimplementasikan nilai-nilai ekonomi syariah di dunia kerja.