
SAMARINDA — Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi perempuan di era digital, sebuah acara “Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Perempuan di Bidang Ekonomi” sukses digelar di Ruang Serba Guna Gedung C, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema besar “Digital Preneur Accelerator: Strategi FYP Menambah Follower dan Peluang Bisnis Melalui Tiktok” ini dimulai pada pukul 08.30 WITA. Acara ini bertujuan untuk mengubah kebiasaan konsumtif masyarakat di media sosial menjadi peluang bisnis dan sumber penghasilan yang menjanjikan.
Acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Umum, SDM & Keuangan Universitas Widya Gama Mahakam, Dr. Akhmad Sopian, M.P., serta sambutan dari perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur. Keduanya sepakat bahwa penguasaan teknologi digital saat ini menjadi kunci utama bagi perempuan untuk berdaya secara ekonomi.

Untuk membekali para peserta, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidang digital kreatif. Pemateri pertama, Windie Karina Farmawati, S.Psi., M.E. dari Lembaga Komunitas Perempuan Kreatif Indonesia, membawakan materi bertajuk “Dari Scroll Jadi Sales: Panduan Praktis Membangun Sistem Tiktok Affiliate dari Nol”. Windie memaparkan langkah-langkah praktis bagi pemula untuk meraup keuntungan finansial melalui sistem afiliasi di platform TikTok.
Selain itu, narasumber kedua, Dedi Priansyah, M.Kom. dari Lembaga Mediatama Samarinda, memperkaya wawasan peserta melalui materi “Kerja Cerdas Peluang Digital: Meracik dan Ide Tiktok Viral dalam Hitungan Menit Menggunakan AI”. Dedi membagikan trik pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk mempercepat proses kreatif sehingga konten yang dibuat memiliki peluang besar untuk masuk ke halaman For Your Page (FYP).
Melalui pelatihan komprehensif ini, para perempuan yang hadir diharapkan dapat mempraktikkan ilmu yang didapat secara langsung, sehingga mampu memperluas jangkauan pasar, menambah pengikut, dan memaksimalkan potensi bisnis di era digital.