Gugah Potensi UMKM, Kementerian Komdigi dan UMKT Gelar Pelatihan Pemasaran Digital

bisnis education

SAMARINDA — Memiliki produk unggulan dengan kualitas jempolan kerap kali belum cukup untuk menjamin keberhasilan penjualan di era serba digital. Realitas di lapangan menunjukkan, tidak sedikit pelaku yang andal dalam proses produksi, namun harus terseok-seok saat membayangkan tantangan promosi secara online . Strategi komunikasi yang keliru dan pesan yang tidak tepat sasaran pun acap kali berakhir pada terbuangnya anggaran iklan secara sia-sia.

Menjawab tantangan mendasar tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kementerian Komdigi) berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar kegiatan bertajuk Pandu Literasi Digital Pelaku Usaha . Acara ini berlangsung hangat dan interaktif di Laboratorium Hardware UMKT pada Kamis (18/6/2026) mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA.

Pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali para pebisnis lokal dengan pemahaman mendalam terkait strategi komunikasi digital yang presisi. Hadir sebagai narasumber utama, Dedi Priansyah, SE , yang mengupas tuntas cara mengolah konten pemasaran agar tidak hanya menarik perhatian ( awareness ), namun mampu secara efektif mendorong audiens mengambil keputusan pembelian ( konversi ).

“Banyak pebisnis yang sudah jago dalam tahap produksi, tetapi kesulitan merancang narasi promosi yang relevan dengan target pasarnya. Melalui kegiatan Pandu Literasi Digital ini, kita bersama-sama membedah bagaimana menyusun pesan pemasaran yang efektif agar setiap rupiah budget iklan benar-benar berdampak pada peningkatan penjualan,” ujar Dedi di hadapan para peserta.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Selain menyimak materi paparan, para pelaku usaha dan civitas akademika yang hadir juga aktif berdiskusi serta menyampaikan langsung memetakan audiens sasaran.

Melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan praktisi digital ini, diharapkan para pelaku usaha di Kalimantan Timur dapat terus naik kelas, lebih percaya diri bersaing di ranah digital, serta mampu mengoptimalkan ekosistem pemasaran online secara berkelanjutan. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang merefleksikan semangat kolaborasi transformasi digital di daerah.

What do you feel about this post?

0%
like

Like

0%
love

Love

0%
happy

Happy

0%
haha

Haha

0%
sad

Sad

0%
angry

Angry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *