
Samarinda — RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda menggelar In House Training Digital Marketing, Brand Awareness, dan Cyber Security pada Selasa, 13 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WITA. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari peningkatan wawasan dan kapasitas peserta dalam menghadapi perkembangan komunikasi digital, penguatan citra institusi, serta keamanan di ruang digital.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pre-test pada pukul 08.00 WITA, dilanjutkan pembukaan. Direktur RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda, dr. Osa Rafshodia, memberikan arahan kepada peserta sebelum memasuki sesi pelatihan utama.
Kegiatan menghadirkan Dedi Priansyah, M.Kom., CDM., Ct.AI sebagai fasilitator. Tiga materi utama disampaikan secara bertahap, yakni Digital Marketing, Brand Awareness, dan Cyber Security, yang menjadi bagian penting dalam mendukung kemampuan institusi dan sumber daya manusia beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Materi Digital Marketing dilaksanakan pada pukul 08.35–10.35 WITA. Sesi ini membahas pemanfaatan saluran digital dalam mendukung komunikasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan materi Brand Awareness pada pukul 10.35–11.35 WITA yang fokus pada pentingnya membangun pengenalan dan citra institusi secara konsisten.
Sesi berikutnya membahas Keamanan Cyber pada pukul 11.35–12.35 WITA. Materi ini menjadi relevan seiring meningkatnya penggunaan teknologi dan layanan digital, sehingga pemahaman mengenai keamanan informasi menjadi bagian penting dalam aktivitas organisasi.
Setelah istirahat, salat, dan makan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi pada pukul 13.00–13.45 WITA. Forum tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk memperdalam materi dan membahas penerapan pemasaran digital, kesadaran merek, serta keamanan siber sesuai dengan kebutuhan di lingkungan kerja.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan post-test dan penutupan pada pukul 13.45–14.00 WITA. Melalui pelatihan ini, RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda diharapkan dapat memperkuat pemahaman sumber daya manusia terhadap pemanfaatan teknologi digital secara efektif sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya citra institusi dan keamanan informasi.