Samarinda — SMK Negeri 4 Samarinda menggelar kegiatan “Pemanfaatan TikTok Affiliate untuk Membangun Personal Branding dan Penghasilan Digital Guru” pada Rabu, 7 Oktober 2026, pukul 08.00 WITA hingga selesai, bertempat di Aula SMK Negeri 4 Samarinda. Kegiatan ini menghadirkan Windie Karina Farmawati, S.Psi., M.E. sebagai narasumber dalam rangka pengembangan talenta tenaga pendidik melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengembangan Talenta Satuan Pendidikan Imbas melalui Kemitraan yang bertujuan memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi. Melalui kegiatan ini, tenaga pendidik diperkenalkan pada peluang pemanfaatan media sosial sebagai sarana membangun personal branding sekaligus mengembangkan potensi penghasilan tambahan melalui platform digital.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMK Negeri 4 Samarinda, Iwan Kurniawan, M.Pd. Pembukaan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan pengembangan kompetensi guru sebelum dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh narasumber.
Selanjutnya, Windie Karina Farmawati, S.Psi., M.E. hadir sebagai narasumber dengan fokus materi mengenai pemanfaatan TikTok Affiliate dan penghasilan digital guru. Topik tersebut mengangkat peluang penggunaan teknologi pemasaran digital yang semakin berkembang, khususnya dalam mendukung kreativitas serta kemampuan tenaga pendidik untuk beradaptasi dengan perubahan di era digital.
Melalui tema yang diangkat, kegiatan ini menempatkan personal branding sebagai salah satu aspek penting dalam pemanfaatan media sosial. Guru memiliki peluang untuk membangun identitas profesional melalui konten yang informatif, edukatif, dan relevan dengan bidang keahliannya. Pengelolaan identitas digital yang tepat juga dapat membantu memperluas jangkauan komunikasi serta membangun kepercayaan masyarakat.
Selain membangun personal branding, pemanfaatan TikTok Affiliate menjadi salah satu peluang yang dapat dipelajari untuk memperoleh penghasilan tambahan melalui pemasaran berbasis konten. Program afiliasi memungkinkan pengguna mempromosikan produk dan memperoleh komisi berdasarkan ketentuan platform. Namun, pemanfaatannya tetap memerlukan pemahaman mengenai strategi pemasaran, kualitas konten, transparansi promosi, serta tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada audiens.
Kegiatan ini juga memiliki relevansi dengan perkembangan dunia pendidikan yang semakin terhubung dengan teknologi digital. Kompetensi guru tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga kemampuan memahami perubahan teknologi, mengembangkan kreativitas, serta memanfaatkan berbagai platform digital secara produktif dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan “Pemanfaatan TikTok Affiliate untuk Membangun Personal Branding dan Penghasilan Digital Guru”, SMK Negeri 4 Samarinda diharapkan dapat memperkuat kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pengembangan talenta melalui kemitraan sehingga para guru dapat terus meningkatkan keterampilan, memperluas wawasan, dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan diri.